Sepur Kluthuk “Jaladara” Siap Beroperasi Kembali

IMG_0637

 

Rabu (27/2) siang, Sepur Kluthuk Jaladara diuji coba kembali setelah vakum selama empat bulan.  Kereta uap tersebut dipastikan beroperasi lagi Maret 2013. Kembalinya ikon pariwisata Kota Solo itu diharapkan bisa menggairahkan kembali kunjungan wisatawan di kota tersebut. Setelah habis kontrak pada Oktober 2012, Jaladara menjalani perawatan di Depo Perawatan Purwosari. Sebagian bodi kereta mengalami peremajaan. Bagian yang paling kelihatan, adalah bagian dalam kereta yang dulu hanya kayu sekarang berlapis karet.

Diawali Berdoa dan dilanjutkan pemecahan Kendi oleh EVP Daop 6 Yogyakarta Heru Herawan bersama Kadishub Kota Solo Yosca Herman Soedrajat,  Perjalanan KA Jaladara dari Stasiun Purwosari sampai dengan Stasiun Solokota melintasi jantung Kota Solo di Jl. Slamet Riyadi. Kereta buatan Jerman pada 1986 tersebut kembali menunjukkan ketangguhan menghadapi terjangan zaman. Dengan kecepatan kurang dari 20 km/jam, ia tetap kokoh berjalan melalui rel yang telah berumur ratusan tahun. Uji coba ini untuk menjajal kapasitas ketel dan menyimulasikan perjalanan.

Perjalanan KA Jaladara tersebut diharapkan dapat menyasar wisatawan yang ingin berkunjung ke Solo dan rasa cinta dan bangga terhadap perkeretaapian indonesia. Tak hanya perjalanan wisata yang ditawarkan, rute Slamet Riyadi hingga Stasiun Kota (Sangkrah) menyajikan pesona wisata yang menarik untuk dikunjungi. Gladak Langen Bogan (Galabo) salah satunya. Di tempat itu wisatawan disuguhi beragam kuliner khas Solo dengan harga terjangkau. Selain wisata, perjalanan Sepur Kluthuk Jaladara ini untuk mempertahankan peninggalan cagar budaya yang hanya dimiliki lima kota di seluruh dunia. Salah satunya Solo yang punya rel di tengah kota yang masih bisa dioperasikan. Tak hanya itu saja, kembalinya KA Jaladara ini berpotensi membuka pasar bisnis di bidangnya.

Rencana operasional  KA Jaladara ini akan melakukan perjalanan maksimal delapan kali tiap bulan. Artinya, kereta bisa beroperasi dua kali sepekan. Bahkan, kereta bisa beroperasi malam hari karena sudah dilengkapi lampu sorot sehingga perjalanan malam akan lebih aman. Atap gerbong berlapis alumunium agar lebih aman saat cuaca hujan. Selain itu, seluruh bagian kereta dicat ulang dengan warna yang sama.

Menurut agenda yang sudah dijadwalkan, rencana launching KA Jaladara ini akan dilakukan pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2013. Rute yang ditawarkan tidak mengalami perubahan. Sementara, harga tiket juga tidak mengalami perubahan. Harga sewa yang ditawarkan adalah Rp 3,25 juta sekali pemberangkatan dan tiket eceran Rp 50.000 per orang.

(Tio Humasda6 YK dan Deferianta siswa magang)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s